web analytics

Nilai Dasar Hidup dan Sopan Santun yang Ditanamkan pada Balita

Mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah memberi sesuatu/bantuan, mengatakan tolong atau permisi bila ingin meminta bantuan, atau meminta maaf bila melakukan kesalahan. Mintalah anak untuk melakukan yang sama kepada orang lain, siapa pun dia, baik kepada yang lebih tua, sepantaran, maupun yang lebih muda. Koreksi selalu dan segera bila anak lupa ‘kata-kata sakti’ tersebut. atau bila anak bersikap atau mengatakan hal hal yang tidak sopan di depan orang lain.

Advertisements

Memperlakukan ART, sopir, tukang kebun, tukang sayur, dan lain-lain dengan sopan dan sikap setara tidak memperlakukan mereka sebagai orang ‘bayaran’, atau yang ‘kasta’-nya dianggap lebih rendah, misalnya dengan bicara keras atau kasar, atau dengan nada merendahkan. Bukan hanya dalam bentuk katakata, tapi juga lewat bahasa tubuh. Tanpa diberi tahu pun, anak akan mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya.

Mengajarkan anak berbagi dengan sesama. Misalnya dengan sesekali meminjamkan mainan anak Anda pada temannya yang sedang bermain bersama. Atau mendonasikan mainan-mainan anak yang tidak terpakai lagi ke panti asuhan atau ke daerah bencana. Bila anak protes, jelaskan baik-baik dan beri pengertian kepadanya bahwa mainan itu toh, tidak digunakan lagi, jadi lebih baik diberikan pada anak-anak yang kurang mampu. Bukankah dia masih punya banyak mainan lain?

Mengajarkan kejujuran. Bila Anda tak bisa menepati janji pada anak untuk pulang tepat waktu karena diajak teman berburu diskon di mal, jangan memberi alasan pada anak bahwa Anda terjebak macet di jalan atau terpaksa lembur di kantor. Katakan saja apa adanya, mengaku salah, dan minta maaf. Begitu juga bila anak berbuat kesalahan, jangan menoleransi bila ia berbohong dan mencari-cari alasan untuk menutupi kesalahan demi menghindari hukuman. Ajari dia untuk bersikap jujur dan berani minta maaf bila melakukan kesalahan, serta berani menanggung risiko atas kesalahan yang dibuatnya.

Bersikap tegas bila mendapati anak Anda bersikap tidak pantas, nakal, membully temannya, bicara kasar atau berteriak-teriak, tidak menghormati orang lain, terutama yang lebih tua.

Advertisements

Mengajarkan disiplin, misalnya dengan mengajaknya membereskan dan memasukkan mainannya ke dalam kotak setelah selesai bermain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *