web analytics

Bahayakah Berjemur Terlalu Lama pada Ibu Hamil

Berjemur di bawah matahari pagi antara pukul 6 – 8 pagi memang sangat dianjurkan. Namun, sengaja berjemur di bawah matahari untuk menggelapkan kulit memang bukan kebiasaan wanita Indonesia yang sehari-hari tinggal di wilayah yang kaya sinar matahari.

Advertisements

Namun, terpapar sinar matahari cukup lama saat melakukan berbagai kegiatan, misalnya dalam perjalanan ke kantor atau ke pasar, cukup sering terjadi. Kulit wanita yang sedang hamil memang kerap lebih sensitif dibandingkan ketika tidak hamil. Ketika Anda sering berada di bawah terik matahari, kulit bukan saja berisiko terbakar, tapi juga terpapar radiasi sinar ultraviolet yang bisa menyebabkan kanker kulit.

Advertisements

Namun, mandi matahari menggunakan sunbed atau solariums tidak berarti lebih aman, karena sunbed juga mengeluarkan sinar UV (buatan), bahkan dianggap lebih berbahaya. Meski belum ada hasil yang signifikan, sejumlah penelitian mengindikasikan adanya kaitan antara paparan sinar UV dengan kadar asam folat dalam tubuh. Semakin banyak kita terpapar sinar UV, makin berkurang kadar asam folat di tubuh. Padahal, asam folat sangat dibutuhkan oleh ibu hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *